SURABAYA TEMPO DULU

Balai kota Surabaya

Gedung Kotamadya Surabaya didirikan th. 1925. Arsiteknya adalah “G.C. CITROEN”, seorang arsitek yang terkenal berkedudukan di Surabaya.

Tugu Pahlawan

Pelabuhan Tanjung Perak 1

Tanjung Perak tahun 1937, sekarang tempat di foto ini menjadi pelabuhan ferry Surabaya-Kamal (Bangkalan) 

Pelabuhan Tanjung Perak 2

Pelabuhan Tanjung Perak 3

RS Dr. Sutomo

Pasar Turi

Stasiun Gubeng 1

Stasiun Gubeng 2

Masjid Kemayoran

Masjid Kemayoran 1949

Jalan Tunjungan 1

Jalan Tunjungan adalah jalan penghubung yang sekali menjadi daerah pertokoan utama di Surabaya. Jalan tersebut menghubungkan derah perumahan disebelah Selatan-Timur dan Barat Surabaya (Gubeng, Darmo, Ketabang dan Sawahan), dengan daerah perdagangan yang ada disekitar Jembatan Merah. Pada th. 1930 an didirikan komplek pertokoan utama di Surabaya dengan bangunan beton dan gaya arsitektur modern. Tampak dalam foto adalah bangunan pertokoan dan restaurant “HELLENDORN” dipojok Jl. Kenari dan Jl. Tunjungan. Perancangnya adalah Ir. Th. Van Oyen.

Jalan Tunjungan 2

Jalan Tunjungan 3

Jalan Tunjungan 4

Jalan Tunjungan 5

Hotel Majapahit

Hotel Majapahit adalah hotel besar yang paling lama di Indonesia. Didirikan oleh pedagang Lucas Martin Sarkies dari Armenia. Hotel ini direncanakan oleh arsitek inggris James Afprey dalam arsitektur Art Nouveau mulai dibangun pada tahun 1910.

Foto ini diambil th. 1927 an. Oranje Hotel adalah salah satu hotel terkenal di Surabaya pada jamannya. Dibangun pada th. 1911, kemudian direnovasi dengan bentuk arsitektur modern pada th. 1925. Tampak pada foto menara bendera yang menjulang ke atas. Pada masa revolusi bangunan tersebut menjadi terkenal karena peristiwa penyobekan bendera Belanda diatas menara bangunannya sekarang Hotel tersebut berubah nama menjadi Hotel Majapahit.

Pintu air Jagir Wonokromo

Foto ini diambil pada th. 1920 an. Dari dulu Surabaya terkenal sebagai daerah banjir. Untuk pengontrolan air sungai yang masuk ke Surabaya dibangun sebuah pintu air didaerah Jagir, Wonokromo. Meskipun bangunan pintu air tersebut adalah sebuah bangunan utilitas, tapi arsitekturnya dibuat sangat baik sekali.

Jalan Pahlawan

Jembatan Merah 1

Jembatan Merah 2

Jalan Kembang Jepun 1

Jalan Kembang Jepun 2

Daerah perdagangan jalan Kembang Jepun (dulu bernama HANDELSTRAAT), dulunya merupakan daerah Pecinan di Surabaya. Didekat Kali Mas (diujung sebelah barat Jl. Kembang Jepun) yang merupakan daerah perdagangan dulu banyak di bangun penginapan untuk menampung pedagang dari luar kota. Ditempat itulah banyak didapati wanita tuna susila berasal dari Jepang (Jepun dalam bahasa melayu). Sekarang jalan tersebut kemudian dinamakan jalan Kembang Jepun. Foto diatas diambil sekitar th. 1940 an.

PLN Gemblongan

Grahadi

Gedung ini dulu asalnya adalah rumah tinggal penguasa Jawa bagian Timur : DIRK VANHOGENDORP (1794-1798). Pada masa pemerintahan DAENDALES (1808-1811) gedung tersebut mengalami perubahan. Pada th. 1870, gedung tersebut menjadi tempat kediaman resmi Residen surabaya. sekarang menjadi gedung perjamuan resmi Gubernur JATIM di Surabaya.

Stasiun Wonokromo

Salah satu alat transportasi utama kota Surabaya pada awal abad 20 adalah tram melalui, jalan utama kota dari daerah ujung (daerah paling utara kota) sampai Wonokromo (daerah paling selatan kota Surabaya waktu itu). Foto diatas diambil th. 1925 di daerah pemberhentian akhir tram di Wonokromo.

Kedokteran Unair

Kantor Gubernur

Kantor tersebut selesai dibangun pada bulan Agustus 1931. Mulai digunakan pada bulan desember 1931. Arsiteknya adalah IR.W.LEMEI kepala “LANDSGEBOUWDIENST” Jawa Timur. Gedung ini merupakan salah satu simbol pembangunan gedung berarsitektur modern di Surabaya. Banyak orang mengatakan bahwa ide bentuk gedung ini mirip dengan bangunan balai kota HILVERSUM di Belanda, hasil karya arsitek Belanda terkenal IR.W.DUDOK.

Jalan Pasar Besar

Alun-alun Contong

Blauran

Bank Mandiri Pahlawan

Gedung ini dibangun th. 1911. Dulunya adalah kantor “LINDETEVES STOKVIS”. perancang dari gedung ini adalah biro arsitek : HULSWIT, FERMONT & ED. CUYPERS yang berkedudukan di Batavia(Jakarta). Foto diatas diambil th. 1990 an. Meskipun umurnya sudah mencapai 80 th lebih tapi masih terpelihara dengan baik. Salah satu ciri khas dari gedung ini adalah menara “Jam”nya yang tinggi, sehingga mudah terlihat dari berbagai arah.

Jalan Kramat Gantung

Jalan Veteran

Jalan Gubeng

Jembatan Gubeng 1900 terbuat dari kayu

Jembatan Gubeng 1927 terbuat dari beton

Pintu Air Gubeng

Penjara Kalisosok

Stasiun Kota

Foto diatas diambil pada th. 1905 an. Gedung ini diresmikan pada tanggal 16 Mei 1878. Bertepatan dengan dibukanya jalur kereta api Surabaya-Pasuruan dan Surabaya-Malang. Karena adanya tambahan jurusan Surabaya-Batavia pada tanggal 11 Nopember 1911, maka gedung tersebut ditambah dengan gedung baru disampingnya.

Pelabuhan Kali Mas

Foto ini diambil pada th. 1920 an. tampak pada foto peran Kali Mas sebagai alat transportasi utama kota sebelum adanya jaringan jalan yang memadai, sudah mulai memudar sebelum abad ke 20, Kali Mas adalah jaringan transportasi perdagangan utama di Surabaya, sehingga banyak bangunan dan gudang yang didirikan menghadap ke sungai tersebut.

Jalan Panglima Sudirman

Jalan Panglima Sudirman dulu bernama Palmelaan. Foto diatas diambil pada th.1920. Jalan tersebut dilewati oleh tram, sebagai bagian dari transportasi umum kota Surabaya. Sayang sekali bahwa pemandangan seperti ini sekarang sudah hilang dari Surabaya.

Siola (Soemitro – Ing Wibisono – Ong – Liem – Ang)

Toko SIOLA ini dulunya merupakan toko serba ada yang dikelola oleh pengusaha dari Inggris, yang dinamakan “WHITEAWY”. Setelah kemerdekaan berubah nama menjadi toko SIOLA. Tampak pada foto menara sebagai bagian dari toko tersebut yang sekarang sudah runtuh. Situasi Jl. Tunjungan yang masih dipenuhi dengan kendaraan sepeda sekarang sudah tidak kita jumpai lagi.

Konvoi Arek-Arek Suroboyo Di Depan Siola Memperingati 10 Nopember 1950

Jalan Ngemplak 1929

Bioskop Capitol di Jalan Kranggan

Gedung Setan 1930

Kolam Renang Tegalsari 1949

Jalan Panggung

monumen bambu runcing

Monumen Bambu Runcing 15 Nopember 1975, petang pk 18.30 wib. Perhatikan huruf EL warna merah itu adalah Hotel ELMI Surabaya.

kampung wonokromo

Pepohonan yang rimbun serta jalan yang lurus di Kampung Wonokromo 1900

viaduk pahlawan 1942

Viaduk Jl. Pahlawan 1942

bank nasional indonesia

Bank Nasional Indonesia di Jl. Bubutan 1930

About these ads

16 thoughts on “SURABAYA TEMPO DULU

  1. Pingback: Masjid Cheng Hoo Surabaya | MW TOUR & TRAVEL

  2. Pingback: Jawa Timur Park 1 | MW TOUR & TRAVEL

  3. Mantap cak. Dapat dari mana foto kuno iku?
    Sangat bangga menjadi bagian dari kota bersejarah ini.

    Salam cak…..

  4. suka sekali ya ini, sbagai anak sejarah saya merasa senang ada yg melestarikan, terimakasih mas.,
    nb: rumah sakit simpang yg sekarang jadi delta plasa.. itu jga bagian sejarah yg hilang

  5. bagus banget.. terima kasih banyak yaa.. makasih sudah membuatku mengerti dan menarik gambarnya masa lalu sebelum terlahirku..

  6. Pingback: ID CARD |

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s